Gus Barra Resmi Kukuhkan Camat dan Sekcam, Dorong Pelayanan Masyarakat Lebih Optimal

Oplus_16908288

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali melakukan penguatan struktur birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 30 pejabat struktural. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., di Pendopo Graha Maja Tama, Rabu (17/6/2026).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pemerintahan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto.

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto yang akrab disapa Gus Barra menjelaskan bahwa pelantikan kali ini terdiri atas pejabat yang mendapatkan penegasan jabatan definitif maupun pejabat yang sebelumnya masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt).

Menurutnya, seluruh tahapan yang dilaksanakan telah melalui mekanisme dan prosedur yang ditetapkan pemerintah serta berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pelantikan ini telah melalui proses yang sesuai aturan. Semua keputusan diambil berdasarkan mekanisme yang berlaku dan tidak ada yang dilakukan di luar koridor hukum,” ujar Gus Barra.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Mojokerto terus berkomitmen menerapkan sistem merit dalam pengelolaan aparatur sipil negara. Karena itu, penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak kinerja, serta kebutuhan organisasi.

Gus Barra juga mengingatkan seluruh ASN agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan jabatan dengan meminta sejumlah imbalan. Ia memastikan tidak ada praktik jual beli jabatan dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

“Apabila ada pihak yang mengatasnamakan saya, keluarga, maupun orang-orang terdekat untuk menawarkan jabatan dengan meminta sesuatu, jangan dipercaya. Pemerintah daerah berkomitmen membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada prestasi,” tegasnya.

Selain itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja masing-masing. Menurut Gus Barra, percepatan penyesuaian sangat penting agar program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.

Khusus bagi para camat, ia meminta agar segera menjalin koordinasi dengan kepala desa, Forkopimka, serta seluruh unsur masyarakat guna menjaga stabilitas wilayah dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang ada.

“Camat harus mampu menjadi jembatan antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten. Bangun komunikasi yang baik dengan pejabat sebelumnya agar proses pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal,” pesannya.

Sejumlah pejabat yang dilantik sebagai camat antara lain Harfendy Setiyapraja (Ngoro), Aprianto (Pungging), Yulius Bakhtiar (Mojosari), H. Sya’dillah (Jatirejo), Julies Setyautaminingsih (Trawas), Liantoro Sugeng Wijaya (Trowulan), Akhmad Samsul Bakri (Sooko), Satriyo Wahyu Utomo (Puri), Mujiono (Gedeg), Nicky Socrates (Kemlagi), Masluchman (Dlanggu), Mokhamad Jainul Arifin (Bangsal), Kukuh Radityo (Kutorejo), dan Arifatur Roziq (Mojoanyar).

Pada kesempatan yang sama, sebanyak 16 sekretaris kecamatan juga dilantik untuk memperkuat roda pemerintahan di tingkat kecamatan.

Melalui pelantikan tersebut, Pemkab Mojokerto berharap kinerja pemerintahan semakin solid, profesional, dan responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *