Berita  

Blusukan di Kecamatan Sooko, Gus Afif Pastikan Potensi Desa Terus Berkembang dan Dorong Kemandirian Desa

Oplus_16908288

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Staf Khusus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), M. Afif Zamroni atau yang akrab disapa Gus Afif, melakukan kunjungan kerja sekaligus blusukan ke tiga desa di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (2/7/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan menggali potensi desa, menyerap aspirasi pemerintah desa, serta mendorong percepatan pembangunan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Oplus_16908288

Dalam kunjungannya, Gus Afif mendatangi Desa Sooko, Desa Japan, dan Desa Tempuran. Di setiap desa, ia berdialog langsung dengan kepala desa dan perangkat desa guna memperoleh gambaran mengenai potensi, tantangan, hingga kebutuhan pembangunan yang dihadapi masing-masing wilayah.

Saat berada di Desa Japan, Gus Afif meninjau sejumlah unit usaha milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), di antaranya budidaya melon dan peternakan lele. Ia bahkan turut memetik buah melon hasil budidaya BUMDes sebagai bentuk apresiasi terhadap pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Oplus_16908288

Sementara di Desa Tempuran, Gus Afif menerima berbagai masukan terkait persoalan banjir yang hampir setiap tahun melanda wilayah tersebut. Pemerintah desa berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat untuk penanganan banjir yang selama ini menjadi persoalan utama masyarakat.

Gus Afif mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus upaya menggali informasi secara langsung mengenai kondisi desa di Kecamatan Sooko.

“Hari ini kami bersilaturahmi ke tiga desa, yakni Desa Sooko, Desa Japan, dan Desa Tempuran. Alhamdulillah kami mendapatkan banyak informasi dari para kepala desa, terutama mengenai pengembangan BUMDes serta berbagai persoalan dan potensi desa yang nantinya akan kami bahas lebih lanjut,” ujarnya.

Menurutnya, setiap desa memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya berstatus sebagai desa mandiri, tetapi juga mampu tumbuh menjadi desa industri maupun desa dengan sektor ekonomi unggulan.

“Kami berharap seluruh desa di Mojokerto bisa menjadi desa mandiri. Namun jangan cepat merasa puas. Desa harus terus berinovasi agar mampu berkembang menjadi desa yang lebih maju, produktif, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tambahnya.

Kepala Desa Sooko, Hepy Iswahyudi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Staf Khusus Kemendes PDT tersebut. Menurutnya, kunjungan itu menjadi bentuk sinergi antara pemerintah desa dengan pemerintah pusat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gus Afif. Kehadiran beliau sangat membantu desa karena menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah desa dengan Kemendes PDT. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena memberikan manfaat besar bagi desa,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Japan, H. Salimudin, yang mengaku bersyukur karena Gus Afif dapat melihat secara langsung berbagai program pembangunan dan usaha BUMDes di desanya.

Ia berharap pemerintah pusat dapat membantu percepatan pembangunan Balai Desa Japan, khususnya penyelesaian pendopo dan pagar kantor desa yang saat ini masih membutuhkan dukungan anggaran.

“Kami berharap Gus Afif dapat mendorong percepatan realisasi pembangunan tersebut karena proses administrasinya sudah menunjukkan perkembangan yang positif,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Tempuran, Slamet, S.P., memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi warganya, terutama ancaman banjir yang hampir terjadi setiap tahun.

“Kami berharap Desa Tempuran menjadi prioritas penanganan karena wilayah kami sangat rawan banjir. Semoga ke depan ada solusi nyata sehingga masyarakat tidak lagi dihantui bencana yang terus berulang dan desa kami bisa berkembang lebih maju,” pungkasnya.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *