Berita  

Bupati Mojokerto Tinjau Bedah Rumah RTLH di Kutorejo, Progres Pembangunan Capai 90 Persen

Oplus_16908288

MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Bupati Mojokerto Muhammad Albarra meninjau langsung proses bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Budi Santoso, warga RT 015 RW 06 Dusun Randegan, Desa Kaligoro, Kecamatan Kutorejo, Rabu (3/6/2026) siang.

Program bedah rumah tersebut merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Mojokerto di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto.

Dalam peninjauan itu, Bupati yang akrab disapa Gus Bupati menyampaikan bahwa progres pembangunan rumah telah mencapai sekitar 90 persen. Menurutnya, proses pengerjaan saat ini tinggal tahap akhir atau finishing.

“Kami menengok seberapa jauh pembangunan ini, dan alhamdulillah sudah sekitar 90 persen. Kurang sedikit lagi sudah selesai semua. Dari yang awalnya tidak layak dihuni, sekarang alhamdulillah sudah bisa dihuni,” ujar Gus Bupati saat diwawancarai.

Ia berharap, setelah proses rekonstruksi rampung sepenuhnya, rumah tersebut dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi Budi Santoso bersama ketiga putrinya.

“Kami berharap setelah selesai 100 persen, rumah ini bisa menjadi rumah yang layak huni lagi dan semoga menjadi berkah bagi penghuninya,” tuturnya.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Bupati turut didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto.

Selain meninjau progres pembangunan, Gus Bupati juga meminta agar program bedah rumah untuk RTLH lainnya di Kabupaten Mojokerto dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat penerima manfaat bisa segera merasakan hasilnya.

“Kami berharap rumah-rumah RTLH lainnya juga segera diselesaikan dengan baik, sehingga masyarakat bisa segera menempati rumah yang layak,” tandasnya.

Sementara itu, Nevi Alvia, anak kedua Budi Santoso, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Mojokerto serta dukungan warga sekitar yang turut membantu proses pembangunan rumah keluarganya.

“Saya mewakili Bapak Budi Santoso mengucapkan banyak terima kasih. Dulu kondisi rumah kami sangat tidak layak huni, sekarang sudah menjadi rumah yang nyaman,” ungkap Nevi.

Diketahui, proses pembangunan rumah tersebut telah dimulai sejak 1 April 2026. Sebelumnya, pada Februari lalu, Gus Bupati juga sempat meninjau langsung kondisi rumah itu setelah menerima laporan warga melalui media sosial.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *