Gus Afif Apresiasi H.Agus Pemilik Satria S3A, Turnamen Biaya Mandiri Bisa Menjadi Wadah Lahirnya Atlet Berprestasi

MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Turnamen Bola Voli Satria Cup 4 Mojokerto 2026 resmi bergulir. Kompetisi yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-4 Satria S3A Volley Ball Club tersebut tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan antartim, tetapi juga menjadi wadah penjaringan sekaligus pembinaan atlet-atlet muda berbakat.

Memasuki hari kedua pelaksanaan, Sabtu (12/9/2026), turnamen mendapat perhatian dari Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Hubungan Kelembagaan, Dr. H. Muhammad Afif Zamroni, Lc., M.E.I., atau yang akrab disapa Gus Afif.

Dalam kunjungannya, Gus Afif menyempatkan diri menyaksikan langsung pertandingan antara Satria S3A melawan BVSM Tuban. Kehadiran tersebut disambut positif oleh Ketua Panitia sekaligus pemilik Satria S3A Volley Ball Club, H. Agus Mustofa.

Gus Afif mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang digelar secara mandiri tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti Satria Cup memiliki peran penting dalam memberikan ruang kepada generasi muda, khususnya di daerah dan desa, untuk menunjukkan potensi serta mengembangkan bakat di bidang olahraga.

“Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Abah Agus bersama Club Satria yang menyelenggarakan turnamen bola voli ini. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi anak-anak muda, khususnya di desa, untuk memunculkan dan menunjukkan bakat mereka di bidang bola voli,” ujar Gus Afif.

Ia berharap penyelenggaraan Satria Cup dapat berjalan lancar dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat membawa nama baik daerah maupun Jawa Timur.

Gus Afif juga menilai turnamen olahraga memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Setiap pertandingan, kata dia, berpotensi menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM karena kehadiran pemain, official, suporter, serta masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.

“Setiap ada turnamen pasti juga akan mengangkat ekonomi kreatif dan UMKM yang ada di sekitarnya. Ini akan menunjang gerakan ekonomi masyarakat dan membuat masyarakat ikut serta menyukseskan kegiatan seperti Satria Cup ini,” tambahnya.

Sementara itu, H. Agus Mustofa menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan Gus Afif terhadap penyelenggaraan Satria Cup 4.

Menurutnya, kehadiran seorang pejabat yang memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga dan prestasi atlet muda memberikan suntikan motivasi tersendiri bagi para pemain.

“Saya sebagai penyelenggara sekaligus pemilik klub mengucapkan terima kasih atas kunjungan beliau. Begitu beliau datang, mental anak-anak langsung naik. Mereka merasa bangga karena ada pejabat yang peduli terhadap perkembangan dan prestasi anak-anak di Kabupaten Mojokerto,” ungkap H
Agus.

Ia menambahkan, dalam kunjungan tersebut Gus Afif juga memberikan dorongan agar ke depan Satria Cup dapat dikembangkan menjadi turnamen yang lebih besar, bahkan dengan melibatkan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

“Beliau tadi juga menitip pesan agar ke depan bisa diadakan turnamen yang lebih besar, bahkan kalau memungkinkan dengan Piala Kementerian. Tidak harus dalam bentuk materi, tetapi kedatangan dan support seperti ini sudah menjadi dukungan mental yang sangat kuat bagi kami,” jelasnya.

H. Agus menegaskan, Satria Cup juga menjadi bagian dari upaya menjaring atlet-atlet berbakat dari berbagai daerah. Meski digelar di Mojokerto, peserta yang ambil bagian memiliki kualitas dan pengalaman bertanding yang cukup tinggi.

Bahkan, pihaknya telah menyiapkan rencana untuk menggelar kompetisi dengan skala lebih besar pada awal 2027 mendatang.

“Ini juga menjadi bagian dari penjaringan atlet berbakat di Jawa Timur. Ke depan, insyaallah pada awal 2027 kami akan mengadakan turnamen dengan level yang lebih besar, bahkan menuju semi nasional,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Turnamen Bola Voli Satria Cup 4 Mojokerto 2026 diikuti sebanyak 32 klub putra dan putri. Sejumlah klub ternama Jawa Timur turut ambil bagian, di antaranya Jenggolo, Bank Jatim, Petrokimia Gresik, Merpati Blitar, serta sejumlah klub besar lainnya.

Kehadiran tim-tim tersebut membuat persaingan Satria Cup 4 semakin kompetitif sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *