MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Satria S3A Volley Ball Club, turnamen bola voli Satria Cup 4 Mojokerto 2026 resmi digelar. Kompetisi ini menjadi ajang adu kemampuan sekaligus wadah pencarian dan pembinaan atlet-atlet muda berbakat.
Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (11–13 September 2026), tersebut dipusatkan di GOR S3A, Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Sebanyak 32 tim ambil bagian dalam kompetisi tahun ini, terdiri dari 16 tim putra dan 16 tim putri. Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Jawa Timur, tetapi juga dari luar provinsi hingga Jakarta.

Pemilik Satria S3A Volley Ball Club, H. Agus Mustofa, mengatakan penyelenggaraan Satria Cup 4 tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan HUT klub. Lebih dari itu, turnamen tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menjadi bagian dari proses pembibitan atlet.
“Turnamen ini kami gelar selain dalam rangka memperingati HUT ke-4 Satria S3A, juga sebagai ajang pencarian dan pembibitan atlet-atlet muda berbakat yang masih memiliki potensi untuk dikembangkan ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Agus Mustofa.

Menurutnya, kompetisi tersebut juga menjadi salah satu upaya mempersiapkan atlet muda menghadapi berbagai agenda kejuaraan di tingkat daerah maupun nasional.
“Harapannya, dari turnamen ini muncul atlet-atlet potensial yang nantinya bisa dipersiapkan menghadapi Kejurprov, Kejurnas, maupun Porprov yang akan berlangsung di Surabaya pada November 2027,” imbuhnya.
Untuk menambah motivasi para peserta, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp32 juta. Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena setiap tim akan berupaya menunjukkan kemampuan terbaik sejak babak awal.
Pada hari pertama, pertandingan diawali dengan babak penyisihan. Selanjutnya, tim-tim yang berhasil lolos akan melanjutkan perjuangan menuju babak delapan besar hingga fase akhir turnamen.
Sejumlah tim yang ambil bagian pada kategori putra antara lain Satria Mojokerto, PPOP Surabaya, BVN Bekasi, Hamemayu Gresik, Hayam Wuruk Mojokerto, Skavola Lamongan, PPOP DKI Jakarta, dan Eagle Mojokerto.
Sementara kategori putri diikuti sejumlah klub, di antaranya Petrokimia Gresik, Jayaraya Sidoarjo, Merpati Blitar, Mars 76 Kediri, Rajawali Blitar, BVN Bekasi, Satria Mojokerto, dan Skavola Lamongan.
Memasuki babak lanjutan, pertandingan akan menggunakan sistem gugur hingga menentukan tim-tim terbaik yang berhak melaju ke partai puncak.
Partai final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (13/9/2026). Untuk kategori putri dijadwalkan mulai pukul 18.00 WIB, sedangkan final putra dijadwalkan pukul 19.00 WIB.
Rangkaian pertandingan tersebut diharapkan mendapat dukungan masyarakat, khususnya para pencinta olahraga bola voli di Mojokerto dan sekitarnya.
Agus Mustofa menambahkan, Satria Cup 4 diharapkan dapat menjadi agenda yang memberikan manfaat bagi perkembangan bola voli, khususnya pembinaan pemain usia muda.
Selain mengejar prestasi, seluruh peserta juga diharapkan menjadikan turnamen sebagai sarana membangun pengalaman, menjalin silaturahmi antarklub, serta menumbuhkan semangat sportivitas.
“Yang paling penting adalah bagaimana turnamen ini bisa memberikan pengalaman dan jam terbang kepada atlet-atlet muda. Kami ingin Satria Cup menjadi bagian dari proses pembinaan sehingga ke depan semakin banyak pemain muda yang mampu berprestasi,” tandasnya.
Puncak Satria Cup 4 Mojokerto juga direncanakan turut dihadiri Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Bidang SDM dan Hubungan Kelembagaan, Dr. H. Muhammad Afif Zamroni, Lc., M.E.I.
Dengan hadirnya tim-tim dari berbagai daerah, Satria Cup 4 diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi tahunan dalam rangka HUT klub, tetapi juga mampu memperkuat pembinaan bola voli serta membuka peluang lahirnya atlet-atlet muda potensial dari Mojokerto yang mampu bersaing di level Jawa Timur hingga nasional.(Kar)














