MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para atlet Jujitsu Kabupaten Mojokerto. Turun dalam ajang Kejurda Jujitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 yang berlangsung di GOR Wahana Ekspresi Poesponegoro, Gresik, pada 29–30 Agustus 2026, kontingen Kabupaten Mojokerto berhasil membawa pulang 16 medali.
Dari total perolehan tersebut, atlet Jujitsu Kabupaten Mojokerto menyabet 5 medali emas, 4 perak, dan 7 perunggu. Hasil ini menjadi bukti perkembangan pembinaan olahraga Jujitsu di Kabupaten Mojokerto yang terus menunjukkan tren positif.
Ketua Umum Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kabupaten Mojokerto, Abd Rokhimin, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet yang telah bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan berbagai pihak yang selama ini turut mendorong perkembangan Jujitsu di Kabupaten Mojokerto.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan latihan yang dilakukan secara konsisten. Kami tentu bangga dengan perjuangan para atlet. Namun, capaian ini juga menjadi motivasi agar pembinaan ke depan semakin baik,” ujar Abd Rokhimin.
Ia berharap prestasi di Kejurda Piala Gubernur Jatim 2026 dapat menjadi pijakan bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi lebih tinggi pada kejuaraan berikutnya.
Pada kategori Festival – Newaza System, Kabupaten Mojokerto berhasil meraih empat emas, satu perak, dan dua perunggu.
Medali emas masing-masing diraih oleh Bagus Ananda Putra Triyono kelas -56 kg U-14, Maisyah Almira Bhaskoro kelas -32 kg U-12, Nur Aisyah kelas +48 kg U-14, serta Mochamad Zaidan Hilmi kelas -40 kg U-14.
Sementara medali perak diraih Putri Magfiroh kelas -44 kg U-16. Sedangkan medali perunggu dipersembahkan Satriya Andromeda Pandu Wijaya kelas -52 kg U-14 dan M. Alan Cahya Kurnia kelas -40 kg U-14.
Pada Festival – Fighting System, Kabupaten Mojokerto menambah satu medali emas dan satu perak. Medali emas diraih Bagus Ananda Putra Triyono kelas -56 kg U-14, sedangkan medali perak diraih Gilang Narendra Pandu Wijaya kelas -32 kg U-12.
Berlanjut pada kategori Kompetisi – Newaza System, atlet Mojokerto menyumbangkan satu medali perak dan empat perunggu.
Medali perak diraih Andreas Petrus Bintang Setiawan kelas -62 kg U-16. Sementara medali perunggu diraih Eilen Dyta Clarissa kelas -48 kg U-16, Muhammad Reza Firmansyah kelas +69 kg U-16, Selena Helga Arkananta kelas -57 kg U-16, serta Khadit Dwi Ramansyah kelas -77 kg U-18.
Kemudian pada kategori Kompetisi – Fighting System, Mojokerto kembali meraih satu medali perak dan satu perunggu. Medali perak dipersembahkan Eilen Dyta Clarissa kelas -44 kg U-16, sedangkan medali perunggu diraih Kafi Ibnu Koko kelas +69 kg U-16.
Dengan raihan 5 emas, 4 perak, dan 7 perunggu, PBJI Kabupaten Mojokerto menunjukkan bahwa proses pembinaan atlet Jujitsu di daerah tersebut terus berkembang.
Ke depan, capaian ini diharapkan menjadi modal penting untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas latihan, pembinaan atlet usia dini, serta regenerasi agar Jujitsu Kabupaten Mojokerto semakin kompetitif di tingkat Jawa Timur maupun nasional. (Kar)














