Berita  

Gus Barra Bawa Kabupaten Mojokerto Jadi Tuan Rumah Hari Desa Nasional 2027

JAKARTA,JURNALDETIK.COM – Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2027. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto saat menerima audiensi Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra atau Gus Barra bersama rombongan di Kantor Kemendes PDT, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026).

Yandri menilai Kabupaten Mojokerto memiliki berbagai potensi yang dinilai mampu mendukung pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut. Mulai dari kekayaan budaya, destinasi wisata berbasis desa, hingga keberadaan kawasan Trowulan yang dikenal sebagai salah satu pusat peninggalan peradaban Majapahit.

Menurut Yandri, kekuatan sejarah dan budaya yang dimiliki Mojokerto dapat menjadi modal penting dalam mengembangkan desa-desa yang mandiri sekaligus inovatif.

“Menurut saya Kabupaten Mojokerto memang layak menjadi tuan rumah Hari Desa Nasional 2027. Saya akan meminta Pak Sekjen Kemendes untuk menyiapkan SK yang menetapkan Kabupaten Mojokerto sebagai tuan rumah,” ujar Yandri.

Ia menyebut, perpaduan antara warisan sejarah, cagar budaya, kesenian tradisional, serta keterlibatan masyarakat menjadi keunggulan tersendiri bagi Kabupaten Mojokerto.

Potensi tersebut, lanjut Yandri, dapat dikemas menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Desa Nasional. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas.

“Pak Bupati Mojokerto menurut saya lebih siap dibandingkan beberapa daerah lain yang sebelumnya juga menawarkan diri menjadi tuan rumah. Banyak cagar budaya dan kesenian tradisional yang bisa dijadikan lokasi maupun bagian dari rangkaian kegiatan Hari Desa,” jelasnya.

Selain potensi budaya dan sejarah, Yandri turut memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mendorong inovasi pelayanan publik.

Transformasi digital, keterbukaan informasi, serta tata kelola pemerintahan yang dinilai semakin efektif menjadi sejumlah aspek yang mendapat perhatian. Capaian tersebut juga sejalan dengan penguatan status desa-desa di Mojokerto menuju kategori Desa Mandiri dalam Indeks Desa Membangun (IDM).

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyambut positif kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Kabupaten Mojokerto.

Gus Barra menilai penunjukan tersebut bukan hanya menjadi sebuah kebanggaan, tetapi juga membawa tanggung jawab besar bagi Pemkab Mojokerto untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan maksimal.

“Ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami sebagai Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Karena itu, kami menyampaikan gambaran potensi, kesiapan daerah, serta berbagai kegiatan yang telah kami persiapkan,” kata Gus Barra.

Menurutnya, Kabupaten Mojokerto memiliki modal yang cukup kuat untuk mendukung pelaksanaan Hari Desa Nasional 2027. Potensi tersebut mencakup sektor desa, pariwisata, kebudayaan hingga ekonomi kreatif.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Mojokerto memiliki potensi desa, pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif yang dapat menjadi kekuatan dalam penyelenggaraan Hari Desa Nasional Tahun 2027,” pungkasnya.

Dalam audiensi tersebut turut hadir jajaran Pimpinan Tinggi Madya dan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *