MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Sebanyak 512 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, menerima bantuan pangan komoditas beras dari pemerintah untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.
Penyaluran bantuan berlangsung di Balai Desa Dlanggu, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI Hj Sadarestuwati, S.P., M.M.A., Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto Muhammad Husin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Mojokerto Nuryadi yang mewakili Bupati Mojokerto, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto M. Ridwan, serta perwakilan Polres Mojokerto, Kejaksaan Negeri Mojokerto dan Kodim.
Kepala Desa Dlanggu Nur Huda menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat melalui program bantuan pangan tersebut.
“Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan pangan kepada warga Desa Dlanggu. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan,” ujar Nur Huda.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto Muhammad Husin menjelaskan, bantuan pangan beras merupakan program pemerintah pusat yang ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok keluarga penerima manfaat.
Penyaluran dilakukan melalui Perum Bulog berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan pemerintah. Untuk Desa Dlanggu, tercatat sebanyak 512 keluarga menerima bantuan tersebut.
“Program bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan,” jelas Husin.
Menurut Husin, setiap penerima memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan. Karena penyaluran kali ini mencakup tiga bulan sekaligus, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras atau tiga karung.
Secara nasional, program bantuan pangan tersebut menyasar masyarakat penerima manfaat di berbagai daerah. Khusus Kabupaten Mojokerto, penyaluran dilakukan secara bertahap kepada masyarakat yang telah masuk dalam data penerima bantuan.
Husin menambahkan, data penerima bantuan bersumber dari Kementerian Sosial dan diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok kesejahteraan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Harapannya, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga. Dengan adanya bantuan ini, masyarakat penerima manfaat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” katanya.
Selain bantuan pangan, pemerintah bersama Bulog juga terus menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
Anggota Komisi IV DPR RI Hj Sadarestuwati mengatakan, penyaluran bantuan pangan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan.
“Ratusan warga Desa Dlanggu hari ini mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Bulog Cabang Mojokerto. Bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sadarestuwati.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Sadarestuwati juga mengingatkan pentingnya menjaga ketersediaan pangan di tengah perubahan kondisi cuaca yang dapat berpengaruh terhadap sektor pertanian. Pergeseran musim tanam, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak terhadap produksi berbagai komoditas pangan.
“Kalau musim tanam mundur, tentu akan berpengaruh terhadap produksi. Bukan hanya beras, tetapi juga komoditas pangan lainnya seperti jagung,” jelasnya.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang. Sadarestuwati menyebut cadangan pangan pemerintah yang dikelola Bulog masih tersedia sehingga diharapkan mampu mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
“Cadangan pangan Bulog masih mencukupi. Semoga tidak terjadi bencana yang lebih besar sehingga cadangan pangan tersebut dapat sepenuhnya dimanfaatkan untuk masyarakat yang memang membutuhkan,” pungkasnya.
Penyaluran bantuan pangan di Desa Dlanggu diharapkan dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat sekaligus membantu memastikan kebutuhan pangan pokok masyarakat tetap terpenuhi. (Kar)














