MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Sebanyak 15 peserta mengikuti ujian seleksi pengisian perangkat desa di wilayah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Seleksi tersebut berlangsung di Kantor BKN Regional II Jawa Timur, Jalan Siswondo Parman Nomor 6, Waru, Sidoarjo, Kamis (17/9/2026).
Ujian seleksi tersebut diperuntukkan bagi sejumlah formasi perangkat desa di empat desa, yakni Desa Claket, Desa Cepokolimo, Desa Candiwatu dan Desa Kemiri.
Pelaksanaan ujian dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem ini digunakan dalam proses seleksi untuk memberikan mekanisme ujian yang terukur sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Plt Camat Pacet, Djoko Widjayanto, mengatakan seluruh rangkaian seleksi perangkat desa berjalan dengan tertib dan kondusif. Para peserta mengikuti ujian sesuai formasi yang dipilih, kemudian hasil ujian dilakukan koreksi dan diumumkan setelah pelaksanaan tes.
“Alhamdulillah pelaksanaan ujian seleksi perangkat desa dari empat desa di Kecamatan Pacet berjalan aman, tertib dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti tahapan ujian dengan baik sesuai mekanisme yang telah ditentukan,” ujar Djoko.
Menurutnya, seleksi perangkat desa merupakan bagian penting dalam proses pengisian jabatan perangkat desa. Karena itu, seluruh tahapan harus dilaksanakan secara tertib dan sesuai ketentuan.
“Kami berharap peserta yang nantinya mengisi jabatan perangkat desa dapat menjalankan amanah dengan baik serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di desanya masing-masing,” katanya.
Dalam pelaksanaan tersebut turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto, Kepala Inspektorat, Camat Pacet, Kapolsek Pacet, kepala desa dari empat desa yang melaksanakan seleksi, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, panitia seleksi, perangkat desa, staf Kecamatan Pacet serta para peserta ujian.
Desa Claket
Desa Claket melaksanakan seleksi untuk dua formasi, yakni Kasi Pemerintahan dan Kaur Perencanaan.
Formasi Kasi Pemerintahan diikuti dua peserta. Eka Nur Laili Saputri memperoleh nilai 350, sedangkan Indah Ismawati memperoleh 174.
Sementara formasi Kaur Perencanaan diikuti Yuda Eka Risti Sutrisno yang memperoleh nilai 291 dan Apellia Fransiska Septin dengan nilai 13.
Desa Cepokolimo
Untuk Desa Cepokolimo, terdapat dua formasi yang diperebutkan, yakni Kepala Dusun Kambengan dan Kepala Dusun Cepokolimo.
Pada formasi Kepala Dusun Kambengan, Muhammad Alwani Amin memperoleh nilai tertinggi dengan 366, disusul Apriliana Tanjung Puspitasari 358, Agung Suryo Utomo 338, dan Yayen Suyanto 258.
Sedangkan untuk formasi Kepala Dusun Cepokolimo, Muhammad Yusril Yusuf memperoleh nilai 295, Bagus Setiawan 244, dan Zainul Arifin 183.
Desa Candiwatu
Desa Candiwatu membuka seleksi untuk formasi Kasi Kesejahteraan.
Dua peserta mengikuti ujian, dengan Rizki Ela Dwi Jayanti memperoleh nilai 270, sedangkan Muhammad Rizal Abidin mendapatkan nilai 182.
Desa Kemiri
Sementara itu, Desa Kemiri melaksanakan seleksi untuk formasi Kepala Dusun Nono.
Qori Setia Dharma memperoleh nilai 361, sedangkan Viki Audi Rohman memperoleh nilai 95.
Djoko menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan, persiapan peserta, pelaksanaan ujian berbasis komputer, koreksi hingga pengumuman hasil seleksi telah selesai dilaksanakan.
“Seluruh kegiatan berjalan lancar. Kami berharap hasil seleksi ini dapat menghasilkan perangkat desa yang mampu bekerja secara profesional, memahami tugas dan tanggung jawabnya serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” pungkas Djoko.
Pelaksanaan ujian seleksi perangkat desa di empat desa tersebut berlangsung hingga selesai dalam kondisi aman, tertib dan kondusif. (Kar)














