MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Makruf, S.E., anggota DPRD Kabupaten Mojokerto yang dikenal dengan gaya nyentriknya, resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto masa khidmat 2026-2031.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Hall Gedung PCNU Kabupaten Mojokerto, Jalan R.A. Basuni No. 09, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Minggu (23/8/2026). Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum PP Pagar Nusa H. Edy Junaedy, Ketua PW Pagar Nusa Jawa Timur, KH Shalahuddin Fathurahman, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto H. Abd Muchid, S.H., perwakilan perguruan pencak silat, serta 18 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa se-Kabupaten Mojokerto.
Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan penampilan koreografi dari Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto. Sementara itu, puluhan karangan bunga ucapan selamat tampak memenuhi halaman Gedung PCNU Kabupaten Mojokerto sebagai bentuk dukungan atas kepemimpinan baru Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto.

Ketua PW Pagar Nusa Jawa Timur, KH Shalahuddin Fathurahman atau Gus Amang, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan tersebut. Menurutnya, pelantikan menjadi bukti bahwa roda organisasi Pagar Nusa di Kabupaten Mojokerto berjalan secara struktural.
“Kami bangga dan bersyukur estafet kepemimpinan Pagar Nusa Mojokerto berjalan dengan baik. Pelantikan ini menunjukkan bahwa secara struktural organisasi berjalan,” ujarnya.
Gus Amang menjelaskan, PW Pagar Nusa Jawa Timur menargetkan seluruh struktur organisasi di tingkat cabang dapat terselesaikan pada 2026. Saat ini, seluruh 45 cabang Pagar Nusa di Jawa Timur telah terbentuk dan memiliki surat keputusan (SK).
Selanjutnya, pembenahan akan diarahkan hingga tingkat PAC. Dari sekitar 627 PAC yang ditargetkan terbentuk di Jawa Timur, sekitar 460 PAC telah terbentuk. Karena itu, PW Pagar Nusa Jawa Timur akan terus melakukan kunjungan dan pembinaan ke daerah-daerah untuk menuntaskan struktur organisasi hingga tingkat anak cabang.
“Di Mojokerto ada 18 PAC dan Alhamdulillah sudah terbentuk. Kami berharap struktur ini menjadi modal besar untuk menjalankan roda organisasi Pagar Nusa,” katanya.
Selain penguatan organisasi, Gus Amang juga mendorong agar Pagar Nusa semakin serius dalam pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit pesilat berprestasi. Kejuaraan di tingkat cabang dinilai penting sebagai sarana menjaring atlet potensial untuk kemudian dibina ke tingkat wilayah hingga nasional.
Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto terpilih, Gus Makruf, menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari tugas kepengurusan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
“Hari ini kami dilantik bukan berarti tugas kita selesai. Justru setelah pelantikan ini, amanah dan tanggung jawab kita semakin besar. Bagi kami, jabatan bukan sekadar posisi dalam kepengurusan, tetapi sebuah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tegas Gus Makruf.
Ia menyampaikan, ke depan Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto harus terus bergerak, tidak hanya ketika ada kegiatan besar, tetapi juga aktif dalam pembinaan, kaderisasi, latihan, peningkatan prestasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Gus Makruf juga mengajak seluruh keluarga besar Pagar Nusa menjaga karakter seorang pesilat, yakni kuat namun tetap rendah hati, berani tetapi tetap beradab, serta tegas tanpa mudah terpancing emosi.
Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai menghilangkan persaudaraan.
“Boleh berbeda dalam musyawarah, tetapi setelah keputusan diambil, mari kita kembali berjalan bersama,” katanya.
Ia pun mengingatkan seluruh pengurus agar tidak menjadikan Pagar Nusa hanya terlihat ketika ada kegiatan dan sesi foto bersama.
“Foto boleh selesai, tetapi pengabdian jangan ikut selesai,” ujarnya.
Gus Makruf berharap Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto ke depan semakin tertib, solid, berprestasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami tentu tidak dapat berjalan sendiri. Untuk itu, kami mohon doa, arahan dan dukungan dari pimpinan pusat, pimpinan wilayah, para ulama, para sesepuh, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Forkopimda serta seluruh keluarga besar Pagar Nusa,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa Pagar Nusa bukan milik satu orang, melainkan rumah bersama untuk belajar, berlatih, bersaudara dan mengabdi.
Menindaklanjuti arahan PW Pagar Nusa Jawa Timur terkait pembinaan dan peningkatan prestasi atlet, Gus Makruf menyatakan pihaknya siap memperkuat pembinaan para pesilat di Kabupaten Mojokerto.
“Kami siap melakukan pembinaan untuk meningkatkan prestasi para atlet Mojokerto ke level yang lebih tinggi. Beberapa waktu lalu kami juga telah menggelar Kejurkab silat. Kami optimistis prestasi atlet dari Mojokerto ke depan akan semakin meningkat,” ungkapnya.
Menurutnya, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari tingkat perguruan, PAC hingga PC. Dengan pembinaan yang terarah dan kompetisi yang rutin, diharapkan muncul atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Mojokerto di tingkat Jawa Timur maupun nasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PP Pagar Nusa, H. Edy Junaedy, menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki agenda besar, termasuk pelaksanaan Muktamar yang diharapkan menjadi salah satu tonggak penting perjalanan organisasi.
Ia juga menyampaikan rencana PP Pagar Nusa melakukan verifikasi terhadap para pelatih dan pendekar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan.
“Pendekar itu bagian dari negara. Karena itu, negara juga harus hadir untuk para pendekar,” ujarnya.
Edy berharap para atlet dari berbagai perguruan dapat terus meningkatkan kemampuan dan prestasi sehingga mampu bersaing dalam kejuaraan tingkat nasional.
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Pagar Nusa menjaga suasana Jawa Timur tetap kondusif. Menurutnya, pelantikan pengurus baru di Kabupaten Mojokerto diharapkan menjadi momentum kebangkitan Pagar Nusa, khususnya dalam memperkuat organisasi, pembinaan atlet dan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, H. Abd Muchid, S.H., memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto. Ia berharap kepengurusan di bawah Gus Makruf mampu memperkuat sinergi dengan PCNU dan seluruh badan otonom serta lembaga NU.
“Pagar Nusa merupakan bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama. Kami berharap kepengurusan baru ini mampu menjaga amanah, memperkuat kaderisasi dan pembinaan para pesilat, serta membawa Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto semakin berprestasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Aswaja, akhlak, persaudaraan dan kedisiplinan dalam setiap proses pembinaan kader Pagar Nusa.
Pelantikan tersebut kemudian ditutup dengan doa dan harapan agar kepengurusan PC Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto masa khidmat 2026-2031 mampu menjalankan amanah serta membawa organisasi semakin solid, berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat.(Kar)














