MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Turnamen Bola Voli Satria Cup 4 Mojokerto 2026. Perhelatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-4 Satria S3A Volley Ball Club tersebut dinilai menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap kemajuan olahraga, khususnya bola voli di Kabupaten Mojokerto.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono yang diwakili Sekretaris KONI Kabupaten Mojokerto, M. Thoyib, S.H., usai menyerahkan hadiah kepada juara II kategori putri, Merpati Blitar, di laga Final di GOR S3A, Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Minggu (13/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, M. Thoyib secara khusus memberikan penghargaan kepada H. Agus Mustofa, selaku penyelenggara sekaligus pemilik Satria S3A Volley Ball Club. Menurutnya, Agus Mustofa merupakan sosok yang memiliki kepedulian besar terhadap perkembangan olahraga bola voli di Mojokerto.
“Atas nama KONI Kabupaten Mojokerto, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada H. Agus Mustofa yang selama ini sangat peduli terhadap olahraga, khususnya bola voli. Dengan kemampuan dan biaya pribadi, beliau mampu menyelenggarakan turnamen sebesar ini tanpa mengandalkan bantuan pemerintah maupun sponsor,” ujar M. Thoyib.
Menurutnya, penyelenggaraan Satria Cup 4 menunjukkan bahwa olahraga di Kabupaten Mojokerto memiliki potensi besar untuk berkembang apabila mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pihak swasta.
Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, 11-13 September 2026, tersebut diikuti tim-tim bola voli berkualitas dari berbagai daerah. Selain tim-tim terbaik Jawa Timur, peserta juga datang dari Jawa Barat hingga Jakarta.
“Ini luar biasa. Turnamen digelar dengan biaya pribadi, tetapi mampu menghadirkan tim-tim terbaik dari berbagai daerah, bahkan sampai Jawa Barat dan Jakarta. Artinya, H. Agus Mustofa tidak hanya menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga ikut mengangkat nama Kabupaten Mojokerto melalui olahraga bola voli,” jelasnya.
M. Thoyib menilai, keberadaan turnamen seperti Satria Cup 4 juga memiliki dampak positif terhadap pembinaan atlet. Kompetisi tersebut dapat menjadi ruang bagi atlet-atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan menghadapi pemain dari berbagai daerah.
Tidak hanya dari sisi olahraga, penyelenggaraan turnamen juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar GOR S3A. Warga mendapatkan kesempatan mengelola parkir maupun membuka lapak berjualan selama kegiatan berlangsung.
“Yang menarik, masyarakat sekitar juga mendapatkan manfaat secara langsung. Mereka bisa mengelola parkir dan berjualan. Bahkan fasilitas untuk berjualan tersebut diberikan secara gratis, tanpa dikenakan biaya sewa. Ini tentu sangat membantu perekonomian warga,” katanya.
Ia berharap kepedulian seperti yang ditunjukkan H. Agus Mustofa dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat maupun pengusaha lainnya untuk ikut berkontribusi dalam memajukan olahraga di Kabupaten Mojokerto.
“Kami berharap ke depan muncul sosok-sosok seperti H. Agus Mustofa di Kabupaten Mojokerto. Saya yakin sebenarnya ada banyak orang yang memiliki kepedulian seperti beliau. Kalau ada 10 orang saja seperti H. Agus Mustofa yang konsisten mendukung olahraga, saya yakin prestasi olahraga Kabupaten Mojokerto akan berkembang dan maju dengan pesat,” tegas M. Thoyib.
Sementara itu, Satria Cup 4 Mojokerto 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Kompetisi tersebut juga menjadi wadah silaturahmi, pembinaan atlet, sekaligus mempererat persaudaraan masyarakat dari berbagai daerah.
Semangat sportivitas yang ditunjukkan para pemain serta antusiasme masyarakat yang memadati arena pertandingan menjadi bagian penting dari suksesnya penyelenggaraan turnamen yang digagas H. Agus Mustofa tersebut. (Kar)














