MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Tim Petrokimia Gresik berhasil keluar sebagai juara Turnamen Bola Voli Satria Cup 4 kategori putri setelah menundukkan Merpati Blitar dengan skor 3-1 pada partai final yang berlangsung di GOR S3A, Desa Kwedenkembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Minggu (13/9/2026) malam.
Pertandingan puncak berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim tampil agresif dan saling melancarkan serangan cepat. Dukungan penonton yang memadati area GOR turut menambah atmosfer pertandingan semakin meriah.
Petrokimia Gresik yang diperkuat sejumlah pemain bola voli ternama Jawa Timur, di antaranya Vero, Kintan, Syakira, dan Tata, mampu tampil dominan. Permainan cepat, serangan balik yang efektif, serta pertahanan solid di area blok menjadi salah satu kunci keberhasilan Petrokimia Gresik mengendalikan jalannya pertandingan.
Sementara itu, Merpati Blitar yang diperkuat pemain andalannya, Refina dan Ayu, tidak tinggal diam. Mereka terus memberikan perlawanan dan mampu merebut satu set. Namun, Petrokimia Gresik berhasil menjaga konsistensi permainan hingga akhirnya memastikan kemenangan dengan skor akhir 3-1.
Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Petrokimia Gresik menjadi kampiun Satria Cup 4 kategori putri. Sementara Merpati Blitar harus puas menempati posisi runner-up.
Turnamen yang berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya itu kemudian ditutup pada Minggu malam. Selain menyaksikan partai final, para penonton juga mengikuti rangkaian acara penutupan serta penyerahan trofi dan hadiah kepada para pemenang.
Hadir dalam acara penutupan Kapolsek Mojoanyar Iptu Imam Pramesti Jalu Sukmoro Dhira Brata, S.Trk., S.IK., Sekretaris KONI Kabupaten Mojokerto M. Thoyib, jajaran panitia, wasit, para atlet, serta masyarakat yang sejak awal antusias mengikuti jalannya kompetisi.
Penyerahan trofi dan hadiah kepada tim juara dilakukan langsung oleh Kapolsek Mojoanyar. Momen tersebut disambut meriah oleh para pemain dan penonton yang memenuhi area GOR S3A.
Turnamen Bola Voli Satria Cup 4 yang digelar PBVSI Kabupaten Mojokerto bersama Klub Satria tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para atlet. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet bola voli potensial yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, termasuk nasional.
Selain aspek olahraga, penyelenggaraan Satria Cup 4 turut memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Kehadiran penonton dan peserta dari berbagai daerah ikut menggerakkan aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM lokal di sekitar lokasi pertandingan.
Dengan berakhirnya laga final dan prosesi penyerahan penghargaan, Satria Cup 4 resmi ditutup. Kompetisi tersebut diharapkan dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus memperkuat ekosistem olahraga bola voli di Kabupaten Mojokerto. (Kar)














