Berita  

Lahan Milik Warga yang Terbakar Dipasang Police Line, PT Sun Paper Source Tegaskan Operasional Tetap Berjalan

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Area lahan tebu milik warga yang diduga menjadi lokasi awal munculnya kebakaran hingga merambat ke kawasan PT Sun Paper Source kini telah dipasangi garis polisi oleh aparat, Jumat (7/8). Manajemen perusahaan menegaskan bahwa lahan tersebut bukan merupakan bagian dari aset perusahaan.

HR Manager PT Sun Paper Source, Josephine Ayu, mengatakan sejak kebakaran diketahui, perusahaan segera mengambil langkah cepat dengan mengutamakan keselamatan karyawan dan mendukung penanganan di lokasi. Saat ini, proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Menurut Josephine, lahan tebu yang menjadi sumber awal kebakaran merupakan milik warga, sehingga perusahaan menghormati seluruh proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh aparat penegak hukum.

“Area yang menjadi titik awal kebakaran merupakan lahan milik warga dan bukan aset PT Sun Paper Source. Lokasi tersebut kini telah dipasang garis polisi, dan kami siap mendukung seluruh tahapan pemeriksaan maupun investigasi yang dilakukan oleh pihak berwenang,” ujarnya.

Dari hasil penelusuran sementara di lapangan, api disebut berasal dari luar kawasan pabrik sebelum akhirnya merambat ke area perusahaan akibat tiupan angin yang cukup kencang. Meski demikian, insiden tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Perusahaan juga masih melakukan pendataan terhadap dampak kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran, sekaligus menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan sebagai bagian dari proses pemulihan.

Di sisi lain, Josephine memastikan aktivitas produksi dan operasional PT Sun Paper Source tetap berlangsung normal tanpa gangguan yang berarti.

“Kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pemadam Kebakaran, jajaran kepolisian, para relawan, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras membantu proses pemadaman hingga kondisi berhasil dikendalikan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *