Berita  

Stafsus Kemendes RI Hadiri Penyaluran BLT Dana Desa di Dinoyo, Gus Afif Ajak Desa Optimalkan Potensi Lokal

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Pemerintah Desa Dinoyo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk bulan ke-5 dan ke-6 Tahun Anggaran 2026 kepada warga penerima manfaat. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Dinoyo, Kamis (30/7/2026), turut dihadiri Staf Khusus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI, Dr. H.M. Afif Zamroni, Lc., M.E.I., Camat Jatirejo H. Syadillah, S.T., M.T., unsur TNI-Polri, pendamping desa, perangkat desa, serta masyarakat.

Kepala Desa Dinoyo, Drs. Anang Wahyudi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya penyaluran BLT Dana Desa yang kali ini mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat melalui kehadiran Staf Khusus Kemendes PDT RI.

“Suatu kehormatan bagi Desa Dinoyo karena penyaluran BLT tahap V dan VI ini dapat dihadiri langsung oleh Gus Afif. Kami berharap momentum ini tidak hanya menjadi penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi ruang diskusi bersama masyarakat mengenai pengembangan desa, mulai dari Koperasi Desa Merah Putih, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga pemberdayaan PKK dan berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Anang.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dan menyampaikan berbagai aspirasi maupun persoalan yang dihadapi desa secara langsung kepada perwakilan pemerintah pusat.

Sementara itu, Camat Jatirejo H. Syadillah S.T., M.T., memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Dinoyo atas komitmennya dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, BLT Dana Desa diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok, biaya pendidikan, maupun kesehatan keluarga.

“Saya berharap bantuan ini benar-benar digunakan untuk kebutuhan yang bermanfaat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan terus menjaga kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta mendukung seluruh program pembangunan desa maupun Pemerintah Kabupaten Mojokerto demi terwujudnya masyarakat yang maju, adil, dan makmur sesuai visi Bupati Mojokerto,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Kemendes PDT RI, Dr. H.M. Afif Zamroni, Lc., M.E.I., atau Gus Afif menegaskan bahwa kehadirannya di Desa Dinoyo merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan seluruh program desa berjalan efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia mengapresiasi kepemimpinan Kepala Desa Dinoyo yang dinilai aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat serta terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Gus Afif menjelaskan, pemerintah pusat tidak hanya ingin memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran, tetapi juga ingin menyerap berbagai aspirasi dari desa untuk menjadi bahan penyusunan kebijakan di tingkat nasional.

“Kami hadir langsung ke desa untuk memastikan program pemerintah pusat benar-benar sampai kepada masyarakat. Selain itu, kami juga ingin mendengar kebutuhan, persoalan, dan potensi desa agar dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa, sebagaimana menjadi salah satu fokus dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari bawah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan.

Menurut Gus Afif, tantangan ekonomi global turut memengaruhi kondisi fiskal nasional, sehingga pemerintah daerah dan pemerintah desa dituntut mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Karena itu, ia mendorong desa untuk memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Koperasi Desa Merah Putih, sektor pertanian, UMKM, hingga program ketahanan pangan agar mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa.

“Desa harus terus diberdayakan. Potensi yang dimiliki harus dimanfaatkan semaksimal mungkin agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan kemandirian ekonomi desa,” tegasnya.

Pada penyaluran BLT Dana Desa kali ini, Pemerintah Desa Dinoyo menyalurkan bantuan kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya, yang menurut pemerintah desa menjadi indikator semakin meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat di Desa Dinoyo.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat dalam memperkuat sinergi membangun desa sebagai fondasi pembangunan nasional.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *