MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menggelar acara pisah sambut Kepala Lapas di Aula Utama pada Senin (4/5). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, sekaligus sarat emosi dari seluruh peserta yang hadir.
Prosesi diawali dengan penyambutan pejabat lama dan pejabat baru melalui pengalungan bunga sebagai simbol penghormatan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan memasuki aula utama, yang disambut meriah oleh penampilan hadrah dari warga binaan, menciptakan atmosfer religius dan khidmat.
Dalam kesempatan yang sama, turut dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari Aldizah Rudi kepada Bonita Arifin. Pergantian ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan peran organisasi dalam mendukung tugas pemasyarakatan.
Perwakilan pegawai melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) menyampaikan kesan dan pesan, sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi serta kepemimpinan Kalapas sebelumnya selama mengemban tugas di Mojokerto.
Suasana semakin menyentuh ketika ditayangkan video kilas balik perjalanan pengabdian Rudi Kristiawan. Tayangan tersebut menghadirkan berbagai kenangan, capaian, serta momen kebersamaan selama masa jabatannya.
Dalam sambutan perpisahan, Rudi Kristiawan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin. Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan selama bertugas serta berharap Lapas Mojokerto terus berkembang dan memberikan pelayanan yang semakin baik.
Sementara itu, Kalapas yang baru, Arifin Akhmad, memperkenalkan diri melalui tayangan video profil yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan dan melanjutkan program-program yang telah berjalan.
Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama yang semakin mempererat kebersamaan. Nuansa kekeluargaan tampak jelas dalam interaksi antarpegawai, warga binaan, serta seluruh undangan yang hadir.
Sebagai bentuk penghargaan, diberikan cinderamata kepada Kalapas lama dari pegawai, Dharma Wanita Persatuan, serta peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan. Pemberian tersebut menjadi simbol apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan.
Acara ditutup dengan prosesi salaman yang berlangsung penuh haru. Kalapas lama berpamitan kepada seluruh pegawai dan warga binaan di lapangan. Suasana semakin emosional saat pembacaan puisi perpisahan dan penghormatan terakhir dari jajaran petugas mengiringi langkah kepergian, menandai berakhirnya masa tugas dengan penuh rasa hormat dan doa.(Kar)
















