Danang Nugroho Prasetyo Terpilih Pimpin FOPI Kabupaten Mojokerto, Siap Bidik Medali Kejurprov dan Porprov

MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Federasi Olahraga Pentanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Mojokerto memiliki nahkoda baru. Danang Nugroho Prasetyo, S.Pd., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua FOPI Kabupaten Mojokerto masa bakti 2026–2030 melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Cafe Bermuda, Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jumat (18/9/2026).

Muscab tersebut dibuka langsung Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono, didampingi Sekretaris KONI Kabupaten Mojokerto M. Thoyib, S.H. Kegiatan juga dihadiri perwakilan Pengurus FOPI Provinsi Jawa Timur.

Usai terpilih, Danang menegaskan dirinya bersama jajaran kepengurusan baru akan langsung fokus pada program pembinaan dan persiapan atlet menghadapi berbagai agenda kejuaraan.

“Yang akan kami lakukan dalam waktu dekat adalah mengikuti Kejurprov. Kita akan memberangkatkan atlet tanggal 2 sampai 4 di Bojonegoro. Ini menjadi langkah awal agar atlet memiliki semangat untuk terus berlatih sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi,” ujar Danang.

Menurutnya, selain Kejurprov, FOPI Kabupaten Mojokerto juga mempersiapkan atlet untuk mengikuti agenda Popda yang rencananya berlangsung pada November mendatang.

Sementara untuk menghadapi Porprov Jawa Timur 2027, pihaknya akan memperkuat pola pembinaan atlet sejak usia dini. Salah satunya melalui sinergi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto sebagai stakeholder dalam proses pembibitan atlet.

“Untuk persiapan 2027, kami akan melakukan pembinaan dengan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan. Ini penting untuk pembibitan anak-anak, sehingga jumlah atlet dan kualitas hasil pembinaan bisa bertambah secara signifikan dan mampu meraih hasil maksimal,” jelasnya.

Danang mengakui, pada periode kepengurusan sebelumnya FOPI Kabupaten Mojokerto belum berhasil meraih medali. Namun, kondisi tersebut justru menjadi motivasi bagi kepengurusan baru untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi.

“Kalau tahun kemarin kepengurusan sebelumnya belum mendapatkan medali sama sekali. Tapi Insya Allah kami optimistis bisa mendapatkan medali di Kejurprov maupun Porprov,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono menyampaikan bahwa Muscab menjadi momentum penting bagi FOPI untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus menyusun program pembinaan yang lebih terarah.

Menurut Imam, KONI Kabupaten Mojokerto berharap kepengurusan baru FOPI mampu meningkatkan pembinaan atlet, khususnya melalui pencarian dan pengembangan bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Mojokerto.

“Yang terpenting setelah Muscab ini adalah bagaimana kepengurusan yang baru dapat segera menyusun program kerja dan melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan. KONI tentu mendorong setiap cabang olahraga untuk meningkatkan prestasi melalui pembinaan yang terukur,” kata Imam.

Ia juga berharap FOPI Kabupaten Mojokerto tidak hanya berorientasi pada keikutsertaan dalam pertandingan, tetapi mampu membangun sistem pembinaan yang menghasilkan atlet berprestasi dan dapat menjadi bagian dari kekuatan kontingen Kabupaten Mojokerto di berbagai ajang olahraga tingkat Jawa Timur.

“Harapannya, FOPI bisa semakin berkembang, mampu melahirkan atlet-atlet potensial, dan memberikan kontribusi prestasi bagi Kabupaten Mojokerto. Agenda Kejurprov dan Porprov harus menjadi momentum untuk mengukur hasil pembinaan yang dilakukan,” pungkasnya.

Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Danang Nugroho Prasetyo, FOPI Kabupaten Mojokerto kini menatap sejumlah agenda kompetisi sekaligus menyiapkan fondasi pembinaan menuju Porprov Jawa Timur 2027.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *